Benfica Vs Arsenal: Duh, Aubameyang Buang-buang Peluang Emas

Duel Benfica vs Arsenal diwarnai kegagalan Pierre-Emerick Aubameyang memaksimalkan peluang emas. Sudah bebas di depan gawang yang terbuka, Aubameyang gagal bikin gol.

Laga Benfica vs Arsenal di leg pertama babak 32 besar Liga Europa digelar di Stadion Olimpico, Roma, Jumat (19/2/2021) dini hari WIB. Pertandingan digelar di tempat netral karena Portugal, klub asal Benfica, masuk dalam daftar negara yang dicekal oleh pemerintah Inggris karena kasus COVID-19.

Arsenal sempat tertinggal lebih dulu setelah Pizzi mencetak gol lewat sebuah eksekusi penalti pada menit ke-55. Dua menit kemudian, Bukayo Saka mencetak gol balasan untuk membuat laga jadi berakhir imbang 1-1.

Aubameyang yang tampil sebagai starter sejatinya sempat mendapat peluang untuk memberi Arsenal keunggulan pada babak pertama. Striker internasional Gabon itu punya kans bagus untuk mencetak gol pada menit ke-18.

Situasi itu berawal dari umpan Hector Bellerin dari kanan yang mengarah ke depan gawang. Aubameyang yang berdiri bebas langsung menyambutnya dengan tendangan. Sial bagi Arsenal, sepakan Aubameyang itu menyamping dari gawang.

Soal Pierre-Emerick Aubameyang yang melewatkan peluang emas itu, Mikel Arteta memberikan pembelaannya. Dia menilai Aubameyang hanya sedang tidak beruntung.

“Well, hal-hal seperti ini terjadi. Dia dapat peluang terbaik malam ini,” ujar Arteta usai pertandingan seperti dilansir Evening Standard.

“Dia tidak beruntung, tentu saja, tidak mencetak dua atau tiga gol malam ini karena dalam situasi normal itu bisa tercipta.”

Sementara itu, lewat media sosialnya, Aubameyang sadar betul kalau dia seharusnya bisa mencetak gol dalam laga Benfica vs Arsenal.

“Kami pantas dapat hasil lebih baik dan saya seharusnya mencetak beberapa gol hari ini tapi masih ada satu laga lagi, kami maju terus. Kerja bagus @BukayoSaka87,” tulis Aubameyang di akun media sosialnya sambil memuji Bukayo Saka.

Arsenal akan gantian menjamu Benfica pada leg kedua 32 besar Liga Europa di Stadio Georgios Karaiskaki, Piraeus, Yunani pada 26 Februari.(detikcom)

Share