Pagi Ini 4 RW di Kampung Melayu Jaktim Kebanjiran

Sejumlah RW di Kampung Melayu, Jakarta Timur, pagi ini terendam banjir. Camat Kampung Melayu Setiyawan mengatakan ada empat RW di wilayahnya yang terendam banjir.

“Ada genangan di RW 04, 05, 07, 08,” ujar Setiyawan saat dihubungi, Jumat (19/2/2021).

Setiyawan mengatakan tinggi banjir di empat RW itu bervariasi. Tinggi banjir sekitar 60-120 cm.

“(Ketinggian) 60-120 cm,” ucapnya.

Menurutnya, banjir mulai menggenangi empat RW sekitar pukul 03.00 WIB tadi. Setiyawan mengatakan saat ini tidak ada warganya yang mengungsi.

“Jam 3-an (banjir mulai masuk),” katanya.

Sebelumnya diberitakan, setiap kali memasuki musim hujan, selalu ada perdebatan terkait pemakaian istilah ‘banjir’ dan ‘genangan’. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menjelaskan perbedaan kedua istilah tersebut berdasarkan klasifikasi.

Dikutip dari laman resmi Lapan, Kamis (18/2), ada lima poin penting yang menjadi garis besar perbedaan antara ‘banjir’ dan ‘genangan’.

Lima poin itu adalah klasifikasi, skala waktu, skala ruang, penyebab, dan dampak. Banjir bisa dilihat berdasarkan penyebabnya.

“Banjir bisa diklasifikasikan berdasarkan penyebabnya, misalnya banjir bandang, banjir, banjir rob, dan sebagainya,” tulis Lapan.

Sementara itu, genangan tidak memiliki klasifikasi apa pun. Kemudian, untuk skala waktu, banjir bisa terjadi dalam waktu yang lama, bisa lebih dari 24 jam.

Sedangkan genangan hanya terjadi dalam waktu yang singkat, yakni kurang dari 24 jam. Untuk skala ruang, ada perbedaan yang sangat mencolok antara banjir dan genangan.

“Dikategorikan banjir jika ketinggian air melebihi 40 cm, mencakup area yang luas, dan biasanya memiliki radius lebih dari 100 meter,” ungkapnya.

Sedangkan untuk genangan, skala ruangnya adalah ketika ketinggian air kurang dari 40 sentimeter, dengan luas area hanya terkonsentrasi di satu bagian saja, dan biasa mencakup area kurang dari 100 meter.(detikcom)

Share